2020 - Untuk Blogger

Berikut Beberapa Hal yang Harus Diperhatikan dalam Perawatan Luka Operasi di Rumah

Berikut Beberapa Hal yang Harus Diperhatikan dalam Perawatan Luka Operasi di Rumah


Ketika selesai dioperasi, maka biasanya Anda akan tinggal beberapa lama di rumah sakit untuk mendapatkan tindakan yang dibutuhkan. Setelah dokter merasa kondisi pasiennya sudah baikan maka biasanya akan dipersilahkan pulang. Akan tetapi ketika pulang tersebut biasanya ada hal yang harus tidak boleh dilakukan dan harus diperhatikan oleh pasien setelah dioperasi. Salah satunya adalah karena bekas operasi tentunya belum sembuh sepenuhnya sehingga membutuhkan perawatan luka operasi di rumah. Untuk melakukan perawatan luka anda juga dapat memanggil dokter datang ke rumah atau pun melakukannya sendiri dengan mencari tahu bagaimana cara perawatan luka yang tepat.

Adapun untuk beberapa hal yang harus diperhatikan untuk dapat melakukan perawatan tersebut adalah:

1. Menghindari luka operasi agar tidak terkena air

Hal pertama yang harus diperhatikan oleh pasien setelah mendapatkan operasi di rumah sakit dan sudah pulang ke rumah adalah menjaga luka operasi yang didapatkan tidak terkena air. Hal ini merupakan hal utama yang harus dilakukan terutama 24 jam setelah operasi. Cara yang paling mudah untuk menghindari agar luka tidak terkena air, dimanapun operasi yang dilakukan adalah dengan tidak mandi ketika hari pertama setelah operasi. 

Cara tersebut merupakan cara yang paling mudah untuk menghindarinya, karena apabila mandi dan berusaha untuk menutup luka maka bisa membuat bahaya. Oleh karena itulah cukup untuk membersihkan tubuh saja pada hari pertama setelah operasi yang bisa dilakukan dengan menggunakan kain dan spons.

2. Mengganti perban secara berkala

Hal selanjutnya yang perlu diperhatikan untuk melakukan perawatan luka operasi di rumah dengan tepat adalah selalu menjaga kebersihan perban. Hal ini penting agar luka tetap bersih dan tidak menimbulkan infeksi. Hal tersebut juga akan membuat luka cepat sembuh sehingga bisa menggantinya secara berkala. Adapun ketika mengganti perban juga sangat penting, terutama untuk kebersihan luka dan juga kebersihan tangan ketika mengganti perban. Sehingga pastikan kebersihan dari melepas perban pertama, membersihkan luka, hingga memperbanyak kembali.

3. Menjaga jahitan agar tidak robek

Hal selanjutnya yang perlu diperhatikan adalah dengan menjaga jahitan agar tidak robek. Misalnya beberapa hal yang dapat membuat jahitan menjadi robek adalah karena tekanan dalam perut yang meningkat karena batuk, bersin, dan juga mengejan. Sehingga Anda bisa melakukan beberapa upaya untuk menghindari hal tersebut sebelum luka benar-benar sembuh. 

Seperti dengan menahan batuk atau bersih agar tidak terlalu kuat dan juga dengan mengkonsumsi makanan berserat agar tidak mengejan dan mengalami sembelit. Selain hal itu, ada juga hal lainnya yang perlu diperhatikan agar tidak membuat jahitan luka operas terbuka seperti dengan tidak menggaruk bagian luka operasi yang terasa gatal dan juga hindari melakukan olahraga.

Berbagai upaya di atas adalah untuk menjaga luka dan juga jahitan operasi tidak mengalami masalah selama di rumah. Sehingga setelah luka operasi dan juga jahitan sudah bisa dilepas maka sebaiknya juga melakukan berbagai pantangan tersebut dengan perlahan agar tidak membuat luka bekas operasi terbuka kembali. Untuk batas lamanya melakukan hal tersebut juga tergantung dari operasi yang dilakukan, sehingga mengikuti waktu tergantung dari operasi masing-masing.

Adapun untuk lamanya perawatan luka operasi di rumah tersebut bisa dilakukan hingga jahitan bisa dilepas. Dimana waktunya seperti yang telah dijelaskan adalah mengikuti lokasi luka operasi yang dialami seperti berikut:

1. Operasi di wajah sekitar 3 hingga 5 hari.
2. Luka di kulit kepala membutuhkan waktu hingga 10 hari.
3. Dada, perut, dan tangan sekitar 14 hari.
4. Telapak tangan dan kaki sekitar 21 hari.


Ingin Hidup Lebih Tenang? Lindungi Diri dengan 4 Jenis Asuransi Ini!


Ingin Hidup Lebih Tenang? Lindungi Diri dengan 4 Jenis Asuransi Ini!


Ada banyak sekali resiko dalam hidup yang tidak bisa diprediksikan kapan datangnya, mulai diantaranya adalah penyakit, kematian, kebangkrutan dan lain sebagainya. Bagi kalangan yang cerdas tentunya sudah melakukan persiapan jauh-jauh hari, seperti diantaranya adalah dengan proteksi yaitu membeli produk asuransi. Apalagi sekarang ini jika dilihat produk-produknya juga semakin bertebaran di tengah-tengah masyarakat dalam berbagai pilihan atau jenis.

Tak jarang juga pembeliannya bisa dilakukan secara online, yaitu lewat aplikasi asuransi terbaik. Lalu jika dilihat dari ragam jenis asuransi yang begitu banyak, apakah semuanya harus dimiliki?, tentunya tidak, Anda bisa membeli yang paling dibutuhkan saja, seperti diantaranya adalah:

  1. Asuransi jiwa, kematian adalah hal yang pasti terjadi pada siapa saja, namun tidak ada yang tahu kapan maut tersebut nantinya menjemput dan dalam kondisi seperti apa. Dengan resiko semacam ini maka setiap orang, khususnya adalah tulang punggung keluarga hendaknya harus mempersiapkan diri dengan membeli produk asuransi jiwa untuk dirinya sendiri, guna melindungi orang-orang tercinta.
  2. Asuransi kesehatan, semakin lama biaya berobat semakin mahal, tidak menjamin kelak jika seandainya Anda terserang penyakit maka memiliki cukup uang yang dapat dipakai untuk mendapatkan pengobatan yang layak, apalagi untuk jenis-jenis penyakit berbahaya. Jadi sangat penting sekarang juga membeli asuransi kesehatan terbaik.
  3. Asuransi pendidikan, mempersiapkan dana pendidikan untuk buah hati merupakan hal yang penting dilakukan oleh para orang tua, sehingga kelak mereka mendapatkan pendidikan yang layak, apalagi pendidikan ini juga sangat berhubungan dengan kesuksesan di masa depan.
  4. Asuransi properti, ingat bahwa hunian Anda ini adalah aset penting yang haru dilindungi, apalagi dari berbagai macam resiko termasuk diantaranya adalah kebakaran sampai dengan kerusakan karena bencana alam. Jadi belilah produk asuransi properti.
Khusus untuk produk asuransi layaknya kesehatan sekarang ini ada yang menjualnya secara online, jadi lebih mudah dalam pembeliannya, seperti dari Tanamduit. Kini aplikasinya bisa Anda download secara mudah lewat Google Playstore maupun Appstore.


Kenali 5 Pemicu Alergi Pada Anak


Kenali 5 Pemicu Alergi Pada Anak


Ada pepatah mengatakan bahwa anak merupakan belahan jiwa bagi kedua orangtuanya. Oleh karena sedemikian penting dan berharganya anak, tidak heran jika orangtua akan selalu memberikan perhatian lebih untuk anak. Apalagi jika Anda baru saja menjadi orangtua, maka mempelajari tahap-tahap perkembangan anak adalah keharusan agar Anda bisa mendampingi dan mendukung setiap tahapan tumbuh kembang si kecil.

Usia anak tidak pernah terulang kembali, sehingga penting bagi Anda untuk meluangkan banyak waktu bersama anak. Terlebih jika si kecil masih berada pada tahapan golden age atau yang sering dikenal sebagai usia emas. Tahapan ini harus Anda manfaatkan dengan baik dengan mengoptimalkan pertumbuhan dan perkembangannya.

Mengoptimalkan daya tumbuh kembang anak memang tidak mudah. Selain karena Anda dituntut untuk lebih sering membersamai anak, hal lain yang juga menjadi salah satu kendala adalah imunitas anak yang masih rentan terhadap virus maupun bakteri. Bahkan tidak sedikit anak yang saat balita telah mengalami alergi.

Mengenal Pemicu Alergi

Bagi Anda yang sudah mengetahui jenis alergi yang diderita si kecil tentu sudah tahu apa saja pantangan alergi yang harus dihindari. Namun, bagi Anda yang belum berpengalaman sudah pasti dibuat panik saat mendapati anak mengalami alergi. Guna menghindari khawatir berlebih, berikut akan kami berikan ulasan mengenai hal-hal yang bisa menjadi pemicu alergi pada anak.

1. Susu sapi
Kenali 5 Pemicu Alergi Pada Anak

Alergi susu sapi kerap dialami oleh beberapa bayi hingga balita.Alergi jenis ini sering ditandai dengan diare atau muntah.

2. Telur ayam
Kenali 5 Pemicu Alergi Pada Anak

Bayi juga akan mengeluarkan reaksi penolakan apabila alergi terhadap telur ayam. Hal ini dapat terlihat apabila ketika masa MPASI Anda memberikan telur ayam kemudian muncul kemerahan pada kulit atau bintik-bintik di area tertentu.

3. Ikan laut
Kenali 5 Pemicu Alergi Pada Anak

Meski bagus untuk mendukung tahap-tahap perkembangan anak, namun protein tinggi yang dimiliki ikan laut belum tentu dapat diterima dengan baik oleh tubuh si kecil. Dalam beberapa kasus, anak yang memiliki alergi terhadap ikan laut akan mengalami gatal-gatal, ruam, bahkan hingga asma.

4. Kacang-kacangan
Kenali 5 Pemicu Alergi Pada Anak

Tidak hanya protein hewani, terkadang si kecil juga berpotensi alergi terhadap kacang-kacangan. Akan tetapi, alergi yang diderita tidak parah. Seperti gatal pada tenggorokan dan menyebabkan batuk.

5. Buah-buahan
Kenali 5 Pemicu Alergi Pada Anak

Selain itu, alergi terhadap beberapa jenis buah juga dapat berpotensi dialami oleh anak. Misalnya saja pada buah yang berlendir atau bergetah. Dan bentuk penolakan tubuhnya juga sama dengan kacang-kacangan pada umumnya, yakni gatal pada tenggorokan.

Apabila Anda menemukan reaksi atau kondisi tidak biasa pada tubuh anak usai memberikan anak makanan atau minuman tertentu, maka Anda patut curiga bahwa si kecil tengah mengalami alergi. Segera ajak anak ke dokter untuk mendapatkan perawatan medis. Umumnya, dokter akan menyarankan anak untuk menghindari pantangan alergi. 

Notification
eitss mau kemana...
Done